24 Kabupaten/Kota dan Dinas Pendidikan Provinsi Terima Penghargaan Anugerah Pendidikan 2022 dari BBPMP Sulsel

0
99

Channelindonesia.id – Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan (BBPMP Sulsel) memberikan penghargaan Anugerah Pendidikan 2022 kepada 24 perwakilan kabupaten/kota dan Dinas Pendidikan Sulsel, Rabu 21 Desember 2022 malam.

Penghargaan yang diserahkan Kepala BBPMP Sulsel Imran SKom MT tersebut diterima sejumlah bupati, wakil bupati, kepala dinas pendidikan, atau sekretaris dinas pendidikan.

Tampak hadir menerima Award Program Merdeka Belajar ini Bupati Gowa Dr Adnan Purichta Ichsan SH MH dan Bupati Maros Chaidir Syam SIP MH.

Hadir pula menerima penghargaan mewakili daerahnya, Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana SH dan Wakil Bupati Sidrap Ir Mahmud Yusuf.

Juga hadir Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel Drs Harapansa MM dan Staf Ahli Gubernur Sulsel dr Andi Mappatoba. Penerima penghargaan lainnya adalah kepala dinas pendidikan, sekretaris dinas, dan perwakilan dinas pendidikan dari kabupaten/kota.

Kepala BBPMP Sulsel Imran mengatakan Anugerah Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan 2022 ini sebagai bentuk apresiasi kinerja kabupaten/kota dan provinsi yang mendukung Program KemendikbudRistek.

“Malam Anugerah Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan ini merupakan tahun kedua digelar oleh BBPMP Sulsel. Sebagai UPT Kemendikbudristek, BBPMP Sulsel ingin mengapresiasi kinerja kabupaten/kota selama setahun terakhir,” kata Imran.

Saat memberikan sambutan, Imran juga mengutarakan, data kemendikbudristek, sebesar 70 persen angka peserta didik di bawah AKM 2018. Apalagi dua tahun terakhir terjadi learning loss akibat pandemi covid-19.

Beberapa program kementerian untuk meningkatkan nilai tersebut seperti peningkatan SDM yakni dengan adanya sekolah penggerak dan guru penggerak. Program guru penggerak sebagai gerbang mencetak embrio kepala dan pengawas sekolah berkualitas.

Program lainnya adalah penerimaan guru dengan PPPK. Program ini menjawab tantangan kebutuhan guru. Lalu program pendidikan profesi guru (PPG), hingga tata kelola Dana Alokasi Khusus (DAK) yang nilainya 20 persen anggaran pendidikan, langsung tranfer ke daerah.

“Kami ucapkan selamat untuk 24 kabupaten/kota dan dinas pendidikan Sulsel atas peran aktifnya dalam penerapan Merdeka Belajar. Semoga kita semua bisa bersinergi dan berkolaborasi menjalankan program-program yang dicanangkan Mendikbudristek,” lanjut.

Pesan Bupati Adnan Purichta

Pada kesempatan tersebut, tampil Bupati Gowa Adnan Purichta memberikan sambutan mewakili kepala daerah atau instansi pendidikan kabupaten/kota lainnya.

Adnan menegaskan, “ketika berbicara pendidikan, maka kita berbicara masa depan bangsa. Apa yang kita lakukan hari ini, merupakan investasi pendidikan, tidak mungkin langsung dirasakan 1-2 tahun. Jadi kita investasi untuk 15-20 tahun mendatang.”

“Nah, untuk memastikan kehidupan anak cucu kita lebih baik dari kita, semua ditentukan dengan kualitas sumber daya manusianya. Sekali lagi, bicara pendidikan, kita bicara masa depan bangsa,” jelas Bupati Gowa dua periode ini.

Adnan memberikan contoh, banyak daerah kaya SDA, tapi tidak bangun SDM, maka negara tersebut sulit menjadi maju. Sebaliknya ada negara sama sekali tidak memiliki SDA, tapi bangun SDM maka menjadi negara tercepat di dalam pembangunan.

“Merdeka belajar bagian dari transformasi pendidikan. Merdeka belajar bagian dari usaha memperkuat emotional quetion. Kebaradaan sekolah penggerak, guru penggerak, artinya guru kita ditingkatkan kualitas SDM-nya,” tegasnya.

Saat penyerahan penghargaan, terbagi atas 8 kategori. Ada 6 kabupaten/kota yang mendapatkan penghargaan kategori sekolah penggerak. Penilaiannya adalah jumlah Kepala Sekolah yang paling banyak menjadi pelaksana program sekolah penggerak.

Penyerahan penghargaan dalam Malam Anugerah Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan 2022 dirangkaikan dengan kegiatan Refleksi Tranformasi Pendidikan.

Kegiatan ini diikuti 150-an peserta yang merupakan perwakilan dinas pendidikan kabupaten/kota se Sulsel, cabang dinas pendidikan Sulsel di 12 kabupaten/kota, perwakilan kepala sekolah penggerak, perwakilan guru penggerak.

Hadir pula perwakilan balai besar BBGP, dewan pendidikan provinsi , balai bahasa, balai pelestarian cagar budaya, balai pelestarian nilai budaya, kemenag, BKD Provinsi, BAN S/M, hingga BAN PAUD.

PENERIMA PENGHARGAAN 8 KATEGORI

  1. Program Sekolah Penggerak
    a. Kota Makassar (Kepsek)
    b. Provinsi Sulawesi Selatan (SMA)
    c. Wajo (TK)
    d. Takalar (Komitmen Pemda)
    e. Soppeng (Komitmen Pemda)
    f. Luwu Timur (Komitmen Pemda)
  2. Implementasi Kurikulum Merdeka
    a. Soppeng (Komitmen Pemda)
    b. Maros (Komitmen Pemda)
    c. Sinjai (Komitmen Pemda)
    d. Luwu Utara (Komitmen Pemda)
    e. Sidrap (Komitmen Pemda)
  3. Perencanaan Berbasis Data
    a. Takalar
    b. Luwu Timur
    c. Palopo
    d. Barru
    e. Enrekang
  4. Tata Kelola Dana Alokasi Khusus (DAK)
    a. Gowa (Komitmen Pemda)
    b. Bantaeng (Komitmen Pemda)
    c. Luwu Timur (Komitmen Pemda)
    d. Toraja Utara (Komitmen Pemda)
    e. Luwu (Komitmen Pemda)
  5. Data Pokok Pendidikan (Dapodik)
    a. Pinrang (capaian sinkronisasi)
    b. Sinjai (capaian sinkronisasi)
    c. Luwu (capaian sinkronisasi)
    d. Wajo (capaian sinkronisasi)
    e. Pangkep (perhatian ke PPG)
  6. Digitalisasi Sekolah
    a. Sinjai – Program “Macca Qe”
    b. Provinsi Sulawesi Selatan – Program “SMART SCHOOL”
  7. Kemitraan
    a. Soppeng (Komitmen Pemda)
    b. Parepare (Komitmen Pemda)
  8. Program Merdeka Belajar
    25 kabupaten/kota/provinsi di Sulawesi Selatan mendukung kebijakan Merdeka Belajar
  9. Penampil Malam Anugerah Pendidikan
    a. SLB Negeri Pembina Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan
    b. SMA Islam Athirah I Makassar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini