Kisah Siswi SD di Dusun Reda Meter, Rela Tembus Hutan Demi Bersekolah

    0
    79
    Sumber gambar: detikedu

    Channelindonesia.id – Salah satu siswa SD bernama Yurni yang masih berusia 11 tahun harus rela berjuang menembus hutan demi ke sekolah yang berada di Dusun Reda Meter, Desa Kadu Eta, Kecamatan Kodi Utara, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Dilansir dari detikedu, anak perempuan yang bercita-cita sebagai polwan ini tinggal dan besar di kawasan hutan belantara yang jauh dari wilayah perkotaan.

    Bahkan di tempat tinggal Yurni tidak ada listrik, jadi mengharuskannya menggunakan penerangan dari pelita apabila ingin belajar pada malam hari.

    Yurni ini tinggal di Dusun Pemutuingi, Desa Magho Linyo, bersama ketiga orang temannya rela berjalan sejauh 3 kilometer melewati hutan dan tanpa menggunakan apas kaki demi mencapai sekolah.

    “Kalo bangun pagi, mandi lalu berangkat, masih gelap lewati hutan, Pas masih berangkat belum ada matahari,” ucap siswi kelas VI yang dikutip dari detikcom pada Kamis (05/01/2023).

    Sementara itu, salah satu guru SDN Reda Meter, Agung Ridwan Asmaka menjelaskan bahwa anak didiknya tersebut telah memiliki sepatu. Hanya saja, sebagian anak-anak lebih nyaman tanpa menggunakan alas kaki karena harus melewati kawasan hutan.

    “Anak-anak sebetulnya sudah pada punya sepatu, tapi jarang yang memakai sepatu. Sama karena menyusuri hutan, karena kalau pakai sepatu kan nanti kotor semua. Makanya saya gak terlalu menuntut anak-anak memakai sepatu,” jelas Agung.

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini