Didampingi Dirut Nindya Karya Haedar A Karim, Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Kuwil Kawangkoan

0
141

Channelindonesia.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, serta Direktur Utama Nindya Karya Haedar A. Karim meresmikan Bendungan Kuwil Kawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Kamis 19 Januari 2023.

Presiden Jokowi mengatakan, Bendungan Kuwil Kawangkoan dibangun sejak 2016 yang difungsikan sebagai pembangkit listrik dan pengendali banjir.

“Memiliki kapasitas tampung 26 juta m3 dan luas genangan 157 hektare, difungsikan untuk mengurangi banjir di Kota Manado dan pembangkit listrik tenaga mikro hidro sebesar 2 x 0,70 MW,” kata Presiden.

Ada yang berbeda dalam peresmian kali ini, Presiden Jokowi bersama rombongan disambut oleh sejumlah pelajar dari berbagai sekolah di sekitar Manado.

Hal itu merupakan bagian dari upaya edukasi kepada generasi muda akan pentingnya bendungan sebagai salah satu upaya pengelolaan air.

Presiden juga mengadakan interaksi tanya jawab seputar bendungan kepada para pelajar yang hadir, dimana salah satu pertanyaannya adalah menyebutkan dua manfaat dari bendungan. Dimana, untuk siswa yang dapat menjawab, diberikan hadiah berupa sepeda.

Menteri Basuki mengatakan, pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan utamanya bertujuan untuk mengurangi banjir Kota Manado dan sekitarnya sebesar 25% (146,6 m3/detik) dan Kota Manado sendiri pernah mengalami banjir bandang pada tahun 2014.

“Bendungan Kuwil Kawangkoan dibangun setelah banjir besar di Manado pada 2014, mudah-mudahan dengan adanya Bendungan Kuwil Kawangkoan bisa dikurangi dampak banjir saat terjadi hujan besar,” kata Menteri Basuki.

Sementara itu, Direktur Utama Nindya Karya Haedar A. Karim menyebutkan, selain manfaat yang telah disebutkan Presiden, Bendungan Kuwil Kawangkoan juga bermanfaat bagi penyediaan air baku untuk Kota Manado, Minahasa Utara, Kota Bitung dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung sebesar 4.500 liter/detik, serta pengembangan pariwisata.

“Bendungan ini bisa menjadi kawasan wisata baru, Di Bendungan ini ada Kawasan Wisata Waruga, yang bisa jadi wisata budaya untuk mengenal para leluhur di Sulawesi Utara. Bisa juga untuk wisata air, karena bagus sekali airnya bening terkoneksi dengan Sungai dan Danau Tondano,” kata Haedar.

Terakhir, Menteri Basuki menyampaikan apresiasinya kepada para kontraktor dan konsultan pengawas atas metode kerjanya yang dinilai bagus dan rapi.

“Saya ucapkan selamat kepada kontraktor dan konsultan pengawas atas selesainya Bendungan Kuwil Kawangkoan, menurut saya hasil kerjanya saya lihat rapi,” kata Menteri Basuki.

Bendungan Kuwil Kawangkoan dibangun terbagi menjadi tiga paket pekerjaan konstruksi. Untuk paket pertama, pembangunannya dikerjakan oleh PT Wijaya Karya – DMT (KSO), paket dua dikerjakan oleh PT Nindya Karya (Persero) Tbk, dan paket ketiga dikerjakan oleh PT Wijaya Karya – PT. Nindya Karya (KSO).

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki, Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air Kementerian PUPR Hedy Jarot Widyoko, Dirjen Cipta Karya Diana Kusumastuti dan Direktur Produksi & HSE Nindya Karya Firmansyah. (Rls)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini