Pengamat Politik Menyebut Pidato Megawati Berikan Sinyal PDIP Usung Puan di Pilpres 2024

0
75
Sumber gambar: cnnindonesia.com

Channelindonesia.id – Baru-baru ini, PDIP telah menggelar HUT ke-50 yang dimana Ketua Umum PDIP Megawati menyampaikan pidatonya dihadapan para kadernya.

Dilansir dari cnnindonesia.com, Pengamat politik Universitas Andalas Asrinaldi berpendapat bahwa dalam konteks kekinian atau berbicara terkait Pilpres 2024, pernyataan Megawati dalam pidatonya bisa saja memberikan sinyal PDIP akan mengusung Puan Maharani.

Selain Puang, nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga menguat sebagai capres di 2024 yang diusung oleh PDIP.

“Bisa saja dia berkilah, ini kan banyak (kader perempuan), ada Tri Rismaharini, ada kader kepala daerah mereka. Tapi kalau presiden tentu levelnya pada Puan Maharani,” kata Asrinaldi yang dikutip dari cnnindonesia.com pada Rabu (11/01/2023).

Asrinaldi juga berpendapat Puan bisa berpeluang besar agar diusung, karena bisa menjaga trah Soekarno di PDIP dan partai juga perlu melakukan regenerasi kepemimpinan.

Jika PDIP tetap mengusung Ganjar Pranowo dan kalau menang pada Pilpres 2024, posisi Puan Maharani untuk menggantikan Megawati bisa terancam.

“Untuk menggerakkan partai kan perlu modal politik dan modal ekonomi. Kalau dia (Puan) presiden atau wakil presiden, modal politik sudah ada di tangan dan itu sangat memungkinan untuk mobilisasi sumber daya, dan posisinya kuat dibandingkan kader lain,” kata Asrinaldi.

“Nah, kalau posisi Puan tidak kuat sementara ada kader PDIP yang kuat, misal Ganjar, ya bahaya bagi Puan,” imbuh dia.

Asrinaldi juga menilai, jika benar mengusung Puan, akan ada perpecahan di internal PDIP. Namun, hal itu tidak akan berpengaruh banyak pada suara partai.

“Yang lari ke Ganjar tidak akan sebanyak yang tinggal di PDI Perjuangan, bisa saja pendukung Ganjar lari, tapi apakah akan mengubah dukungan ke PDI Perjuangan? Saya pikir tidak signifikan dibandingkan dengan suara yang didapat,” katanya.

Senada dengan itu, Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro menilai bahwa pidato Megawati yang lebih condong menyoroti peran dan kepemimpinan dari perempuan dimaknainya sebagai sinyal untuk usung Puan.

“Apakah itu salah satu sinyal rekomendasi untuk mengusung Puan, bisa saja, karena Puan ini kan sudah istilahnya bertungkus lumus (berjuang) di PDIP, baik secara ideologis sebagai kader, yang unik punya trah biologis Sukarno yang dalam beberapa hal tidak bisa dimiliki oleh Ganjar,” kata Agung.

Namun ia menyoroti rendahnya elektabilitas Puan dibandingkan dengan Ganjar dan beberapa nama calon presiden yang beredar.

“Tapi Puan harus diakui sampai saat ini belum memiliki elektabilitas yang memadai ketika harus melawan capres yang hari ini bertengger (di survei) selain Ganjar sebagai kader PDIP,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini