Alumni UIN Alauddin Minta Pihak Kampus Lakukan Evaluasi Terkait Kecelakaan di Lokasi KKN

0
137

Channelindonesia.id – Beberapa waktu yang lalu, telah terjadi kecelakaan tunggal yang menewaskan dua mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari UIN Alauddin Makassar di Desa Lalatedong, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Selasa (21/02/2023) lalu.

Menanggapi hal tersebut, mantan Ketua BEM Fakultas Syariah dan Hukum Taqwa Bahar mengatakan pihak kampus harus bertanggungjawab atas insiden mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar di Kecamatan Sendana, Majene, Sulawesi Barat.

Tragedi yang menyebabkan dua orang mahasiswa meninggal dunia dan beberapa orang lainnya luka-luka merupakan insiden yang begitu memilukan, pasalnya terjadi disaat mahasiswa sedang melaksanakan KKN.

Taqwa Bahar meminta agat pihak kampus harus turun tangan secara serius menelaah dan mengevaluasi lokasi dan pembimbing KKN.

“Adek mahasiswa itu sedang kuliah. Jadi, Rektor sebagai pimpinan tertinggi harus bertanggung jawab karena ini terkait dengan nama institusi. Rektor juga harus peka dengan memberi santunan kepada para korban, baik secara pribadi maupun secara institusi UIN,” kata mantan aktivis HMI ini, Kamis (23/02/2023).

Kendati tidak merinci secara jelas pertanggungjawaban dimaksud. Namun, mahasiswa Pascasarjana Unhas ini mengungkapkan pihak kampus harus mengurus semua mahasiswa yang korban dalam tragedi tersebut. ”Baik yang meninggal dunia maupun yang sedang dirawat di rumah sakit,” jelasnya.

Senada dengan Taqwa, mantan Ketua Umum HMI Gowa Raya Ardiansyah juga meminta dengan tegas, pihak kampus harus bertanggungjawab atas insiden itu.

”Duka cita mendalam. LP2M yang menaungi pusat KKN UIN Alauddin perlu menyantuni adek mahasiswa yang jadi korban, khususnya yang meninggal dunia,” ungkap alumni UIN alauddin Makassar ini.

“Saya menyarankan agar perlu terjadi evaluasi menyeluruh, terkait lokasi, dosen, dan BP KKN. Kalau perlu ada sanksi internal sebagai pertanggungjawaban etika,” saran dari Ardi yang juga merupakan Aktivis HMI.

Sementara urusan eksternal, pihak kepolisian pasti sudah melanjutkan penyelidikan. Seperti di ketahui, dua mahasiswa KKN UIN Alauddin di Majene, Sulbar meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal roda tiga.

Selain itu, 5 mahasiswa lainnya masih berada dalam perawatan intensif di rumah sakit. Sejak kemarin, penggalangan dana khusus yang di inisiasi para dosen juga sudah terlaksana.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini